Batu Ginjal Keluar setelah 4 hari minum Gamat
February 1, 2010 by admin
Filed under Testimonials
Achyarudin, usia 41 tahun, mempunyai keluhan batu ginjal
Pada awalnya saya berobat ke dokter internist karena badan saya makin hari semakin tidak karuan, saya didiagnosa menderita sakit jantung dan maag. Oleh karena itu dokter Yoseline, teman saya, menganjurkan saya minum Gold-G.
Kemudian hal aneh terjadi karena begitu minum Gold-G saya bisa tidur dengan pulas tetapi setiap mau buang air kecil seperti ada yang tertahan, sangat sedikit sekali air seni yang keluar.
Akhirnya, saya telepon dr. Yoseline, jawabannya saya ingat betul yaitu “Sabar Bang Udin, itu ada permata mau keluar sih, lu punya simpanan perrnata”. Saya dianjurkan minum Gold-G terus dan minum air putih yang banyak.
Kejadian demikian berlanjut sampai kira-kira 3 hari dan tiba pada hari keempat di saat saya mau buang air kecil, tiba-tiba terasa ada yang melewati saluran kencing saya dan saya melihat sebutir batu keluar ketika air kencing saya keluar deras.
Sesudah itu semua keluhan saya hilang dan saya bisa kencing dengan lancar kembali. Yang terutama saya ucapkan terima kasih pada Gold-G dan pada dr. Yoseline yang telah memperkenalkan produk ini pada saya sehingga batu ginjal keluar setelah 4 hari minum Gamat.
Haid Lancar dan Tidak Sakit Lagi
January 19, 2010 by admin
Filed under Testimonials
dr.Aida Khirmadhani Nasution, berusia 25 tahun
Haid lancar dan tidak sakit lagi. Sejak pertama kali saya haid yaitu kelas 5 SD sampal sekarang, haid saya tidak pernah teratur dan sangat sakit sekali sehingga terkadang saya sampai demam menahan sakitnya. Haid saya terkadang 1 bulan 2 kali, terkadang bisa 2 bulan sekali baru haid. Sejak saya kuliah haid saya setiap hari ada walaupun hanya setetes, berhenti ± 5 7 hari saja sudah haid lagi.
Tetapi sejak senior saya dr. Yoseline meminta saya mengkonsumsi Gold-G atau jelly gamat teripang haid saya teratur, selalu datang tepat di awal bulan, ± 5 hari sudah bersih dan sakitnya perlahan-lahan tidak terasa lagi. Saya benar-benar takjub melihat dan merasakan hasilnya. Terima kasih GNE, telah memproduksi produk sebagus Gold-G Gamat. Semoga khasiatnya semakin banyak dirasakan sehingga bisa menyehatkan masyarakat seluruh Indonesia. Amin ya robbal’alamin.
Jantung Koroner sembuh dengan Gamat
July 20, 2008 by admin
Filed under Artikel Trubus
Trubus
Edisi: Minggu, 02 Juli 2006
Gamat Gold-G Tuntaskan Jantung Koroner
Karena rasa nyeri dan panas di dada tak juga sirna, Mulyanto memanggil salah seorang rekan yang tinggal di dekat rumahnya. Oleh rekannya, Mulyanto dipijat-pijat. Ah ini sih masuk angin, katanya. Usai dipijat, rasa panas di dada tak juga minggat. Derita itu menjalar ke leher. Rasanya seperti tercekik, kenang Mulyanto.
Khawatir memburuk, akhirnya Mulyanto diantar sang istri ke Puskesmas terdekat. Setelah diperiksa, dokter jaga menyarankan Mulyanto untuk diperiksa dengan ekokardiogram (EKG) di Rumahsakit Hasan Sadikin, Bandung. Meski menjelang pagi, ayah 2 anak itu tak hirau. Ia langsung diboyong ke rumahsakit oleh sang istri tercinta.
Setibanya di ruang gawat darurat, Mulyanto langsung mendapat perawatan dokter. Dalam hitungan menit, ekokardiogram sudah terpasang di sekujur tubuh. Mulyanto juga diperiksa darah dan urine. Setelah rangkaian tes usai, hasil diagnosis dokter spesialis jantung menyimpulkan bahwa Mulyanto terkena serangan jantung koroner.
Menurut dokter, serangan jantung yang diderita Mulyanto disebabkan penyumbatan pembuluh darah jantung. Selain itu, tekanan darah tinggi yang mencapai 140/110 mmHg turut memicu serangan. Sebelumnya saya mengidap tekanan darah rendah, katanya. Kadar trigliserida 200 mg/dl, kian memperparah kondisi Mulyanto. Kondisi normal, 150 mg/dl. Akibatnya, ia harus menginap di rumahsakit selama 7 hari.
Pertama kali
Petaka itu terjadi pada medio 2005 silam. Itu adalah kali pertama bagi Mulyanto. Saya heran, kok bisa terkena jantung koroner, kata pria 41 tahun itu. Padahal, ia sangat gemar berolahraga. Bahkan, 16 tahun silam, ia tercatat sebagai atlet bolabasket di kampusnya. Dua tahun lalu, saya berhenti berolahraga karena sibuk bekerja, katanya. Dokter menduga, rutinitas berolahraga yang tiba-tiba berhenti, turut memicu serangan jantung koroner.
Karena kondisi Mulyanto mulai membaik, ia pun diizinkan pulang. Oleh dokter, ia diberi obat penurun tekanan darah dan aneka vitamin. Obat-obatan berupa kapsul itu dikonsumsi 3 kali sehari.
Meski panas dan nyeri di dada mulai menghilang, gejala serangan jantung koroner belum juga sirna. Jika berbicara terlalu banyak, napas saya tersengal-sengal, katanya. Sebulan kemudian, saat obat dokter habis, Mulyanto ditawari suplemen yang mengandung omega 3 dari salah seorang rekan. Pada waktu bersamaan, sang istri pun menawarkan jeli teripang. Namun, ketika itu bukan untuk mengobati Mulyanto, tetapi untuk mengobati ambeien dan maag akut yang diderita istri.
Setelah melihat kondisi ambeien dan maag akut sang istri mulai membaik, Mulyanto pun tertarik untuk mencobanya. Karena berhasrat sembuh, Mulyanto menyantap kedua suplemen itu bersamaan. Sebulan kemudian, omega 3 yang diberikan rekannya itu tandas. Saat akan membeli ulang, suplemen itu menghilang di pasaran. Akhirnya, Mulyanto pun hanya mengkonsumsi jeli teripang. Jeli gamat-sebutan teripang di Malaysia-itu rutin dikonsumsi 2 kali sehari masing-masing 1 sendok makan.
Dua bulan mengkonsumsi jeli teripang, kondisi tubuh Mulyanto mulai membaik. Napas yang tadinya tersengal-sengal kini terasa plong. Saya pun mulai aktif kembali berolahraga, katanya. Setiap pagi, ia rutin berjalan kaki hingga ratusan meter. Yang penting keluar keringat, katanya. Tekanan darah pun kembali normal, 110/90 mmHg.
Karena kondisi tubuh kembali pulih, Mulyanto pun mengurangi takaran konsumsi jeli teripang. Setiap hari, ia hanya mengkonsumsi 1 sendok makan. Itu untuk berjaga-jaga, kata pegawai keuangan di sebuah perusahaan swasta itu.
Rokok
Menurut Prof Dr dr Budhi Setianto, SpJP(K), dari Rumah Sakit Jantung Harapan Kita, penyakit jantung koroner berhubungan dengan pembuluh darah koroner yang mengalirkan darah ke otot-otot jantung. Orang berusia 10-20 tahun, mulai timbul guratan-guratan lemak pada pembuluh. Semakin tua, tumpukan lemak bertambah, kata guru besar Kardiologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu. Apalagi jika pada rentang usia itu disertai tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, diabetes, dan merokok. Dampaknya, lapisan dalam pembuluh darah rusak. Saya memang suka merokok, kata Mulyanto.
Gejala yang dialami Mulyanto seperti nyeri dada dan sesak napas karena kerja jantung memompa darah ke otak terganggu. Akibatnya detak jantung terlalu lemah atau terlalu cepat. Jika terlalu lemah, jantung gagal memompa darah ke otak sehingga otak kekurangan oksigen dan akhirnya pusing. Pada bagian tubuh lain, kekurangan oksigen dalam darah menyebabkan bagian tubuh itu sakit.
Detak jantung terlalu cepat lantaran sistem pada pusat denyut terganggu sehingga tidak efektif memompa. Pusat denyut jantung diibaratkan generator yang memiliki sistem listrik sendiri. Gangguan sistem listrik menyebabkan detak jantung menjadi cepat. Beberapa hal penyebab gangguan itu adalah pembuluh darah yang kacau, ketuaan, atau pelebaran jantung akibat katup menyempit oleh infeksi bakteri Streptococcus. Penyakitnya biasa dinamakan penyakit jantung rematik.
Kaya DHA
Keampuhan teripang mengatasi penyakit jantung diduga lantaran kandungan asam docosahexanat (DHA) pada teripang. Asupan DHA-asam lemak utama pada sperma, otak, dan retina mata-tinggi dapat menurunkan trigliserida darah penyebab penyakit jantung. Itu telah dibuktikan Prof Zaiton Hassan, peneliti dari Departemen Ilmu Pangan, Universitas Putra Malaysia, Malaysia. Bersama M. A Kaswandi, dari Universitas Kebangsaan Malaysia, ia meneliti kandungan asam lemak teripang Stichopus chloronotus. Hasilnya: kandungan DHA teripang relatif tinggi, yaitu 3,69%.
Yang juga meneliti teripang adalah Prof Ridzwan Hashim, periset dari Universitas Kebangsaan Malaysia. Pada 1995, ia meneliti keampuhan teripang Holothuria atra, H. scabra, dan Bohadshia argus, mematikan bakteri Streptococcus faecalis, penyebab pembengkakan lapisan dalam jantung, dan S. Viridans, perusak katup jantung. Ketiga anggota famili Holothuriidae itu juga terdapat di Indonesia. (Baca: Khasiat di Balik Resep Datuk, hal 22-23)
Setahun sudah petaka yang dialami Mulyanto itu berlalu. Badan saya kembali fit, katanya. Mulyanto mengakui hingga saat ini belum memeriksakan kembali kondisi jantungnya ke rumahsakit. Toh selama ini gejala serangan jantung koroner tak lagi kambuh, kata pria kelahiran Maret 1965 itu. (Imam Wiguna/Peliput: Vina Fitriani)
Gamat sebagai antisipator Epidemi
June 5, 2008 by admin
Filed under Info Gamat
ANTISIPATOR EPIDEMI
Melihat perkembangan epidemi penyakit amat berbahaya belakangan ini terutama di Indonesia seperti Flu Burung dan DBD, serta pemikiran menghindar produk darah yang beredar, baik berupa darah cair maupun vaksinasi dan serum, maka penggunaan Gamat adalah suatu KEWAJIBAN bagi mereka yang benar benar menaruh perhatian pada kesehatan keluarga
KESIAPSIAGAAN TERHADAP WABAH FLU BURUNG
Diedarkan oleh International SOS, Jakarta 19 September. 2005
IDENTIFIKASI MASALAH
Para ahli berpendapat bahwa wabah influenza lainnya akan terjadi. Yang tidak diketahui adalah kapan wabah itu akan terjadi dan jenis virus flu apa yang akan menjadi penyebabnya.
Apabila virus flu burung yang sekarang ini menyebar di beberapa negara Asia Tenggara mampu dengan mudah menyebar dari manusia ke manusia, hal ini dapat menimbulkan wabah influenza berikutnya. Dunia dapat menghadapi wabah penyakit yang menghancurkan, atau bahkan bisa lebih buruk dari wabah flu yang terjadi di tahun 1917-1918 yang menyebabkan 50-100 juta manusia di dunia meninggal. Kemungkinan lainnya, pandemi karena jenis influenza yg lain dapat terjadi.
Banyak negara telah melakukan kesiapsiagaan terhadap wabah tersebut, termasuk didalamnya menimbun sejumlah obat anti virus. Namun, sangat sedikit bahkan mungkin tidak ada pengarahan sama sekali, terutama bagi organisasi atau perusahaan yang ada di negara berkembang.
Tanggapan dari International SOS
International SOS melakukan penelitian yang menyeluruh terhadap implikasi wabah influenza dan akan menyediakan informasi dan program kesiapsiagaan terhadap wabah ini melalui website atau melalui konsultasi.
WABAH INFLUENZA TERDAHULU
Berdasarkan sejarah, wabah influenza terdahulu menjangkiti orang muda yang sehat. Peningkatan kematian terjadi pada mereka yang berusia antara 20-35 tahun. Padahal biasanya influenza musiman mengancam orang-orang yang menderita penyakit kronis, anak-anak dan orang-orang di atas usia 65 tahun.
Wabah “Flu Spanyol” di tahun 1917-1918
- Menyebabkan orang meninggal melebihi korban pada Perang Dunia I
- Terjadi beberapa “gelombang” infeksi
- Walaupun dinamakan Flu Spanyol, namun penyakit ini menjangkiti semua benua
- Antara 25 sampai 30% dari populasi dunia terinfeksi
- Menyebabkan 675.000 orang Amerika meninggal dunia, dimana 200.000 orang diantaranya meninggal dunia dalam bulan Oktober 1918
Wabah baru yang mungkin terjadi
Para ahli menaruh perhatian pada influenza H5N1 virus yang sekarang ini menyebar di Asia Tenggara dapat menyebar dengan mudah dari manusia ke manusia. Apabila hal ini terjadi, dunia dapat menghadapi wabah yang sama seperti wabah Flu Spanyol yang terjadi di tahun 1917-1918.
DBD
Demam berdarah atau demam berdarah dengue adalah penyakit febril akut yang ditemukan di daerah tropis, dengan penyebaran geografis yang mirip dengan malaria. Penyakit ini disebabkan oleh salah satu dari empat serotipe virus dari genus Flavivirus, famili Flaviviridae. Setiap serotipe cukup berbeda sehingga tidak ada proteksi-silang dan wabah yang disebabkan beberapa serotipe (hiperendemisitas) dapat terjadi. Demam berdarah disebarkan kepada manusia oleh nyamuk Aedes aegypti.
Bagian terpenting dari pengobatannya adalah terapi suportif. Sang pasien disarankan untuk menjaga penyerapan makanan, terutama dalam bentuk cairan. Jika hal itu tidak dapat dilakukan, penambahan dengan cairan intravena mungkin diperlukan untuk mencegah dehidrasi dan hemokonsentrasi yang berlebihan. Transfusi platelet dilakukan jika jumlah platelet menurun drastis.
GAMAT amat membantu dalam penanganan DBD khususnya mengencerkan cairan darah yang telah menjadi kental akibat rendahnya kadar Trombosit agar sirkulasi berjalan dengan lancar
Gamat sembuhkan berbagai penyakit
June 1, 2008 by admin
Filed under Artikel Trubus
Trubus
Edisi: Selasa, 07 Maret 2006

Mereka Selamat Berkat Gamat
Penderitaan itu seperti merampas kebahagiaan Dewi Anggraeni yang baru saja menikah. Delapan purnama seperti bergulir lebih cepat ketika ia lemas, pegal, lambung perih, sering muntah, serta kehilangan keseimbangan. Ia mengira masuk angin, sehingga hanya membeli obat yang dijual bebas.
Lebih dari seminggu, sakit dan letih tak kunjung membaik. Itulah sebabnya ia memeriksakan diri ke dokter. Ahli medis mendiagnosis ia terlalu lelah bekerja sehingga hanya diberi vitamin. Toh, kondisinya kian memburuk. Naik tangga berjarak 5 meter, ia butuh satu jam dengan keringat dingin tak henti mengucur.
Kian hari kesehatan Dewi semakin menurun, sehingga ia hanya bisa terbaring di tempat tidur.
Lupus sendi
Pada penghujung 1997 ia dirujuk ke dokter darah Rumah Sakit Pusat Pertamina. Ia menjalani tes serologi dan imunologi. Anti ds DNA (anti double stranded DNA) melebihi ambang batas dan ANA (anti nuclear AB) Anda positif, kata dr Dewata Dermawan SpPD, dokter hematologi dan onkologi yang memeriksa Dewi.
Lazimnya kisaran anti ds DNA adalah 0 – 200 IU/ml sedangkan Dewi 258 IU/ml. Anti ds DNA dan ANA adalah penanda aktivitas penyakit lupus. Selain itu nilai laju endap darah (LED) juga jadi parameter lupus, dengan kisaran normal 0 – 15 mm/jam.
Pada 1997, hampir tak ada informasi tentang penyakit lupus. Ia mengira dokternya bercanda. Ia terkena lupus yang menyerang sendi, karenanya sulit bergerak, kata dokter yang kini berpraktek di Rumah Sakit Internasional Bintaro, Tangerang. Sejak saat itu Dewi mulai menenggak obat-obatan mengandung steroid dan metrotreksit untuk kanker. Obat itu dikonsumsi agar serangan lupus tidak meluas ke organ tubuh lain.
Sebulan kemudian, penderitaan wanita berkulit putih bersih itu justru bertambah. Wajahnya membulat – dikenal dengan istilah moonface -, kulit kering, tulang-tulang linu setiap saat, lambung perih meronta. Ia lantas meminta obatnya diganti, tetapi apa daya, peredam penyakit lupus memang hanya steroid.
Oleh karena itu, obat-obatan dokter ditinggal, beralih pada refleksi, terapi jus, dan meminum suplemen di bawah pantauan dokter. Yang paling penting, ia tidak meminum obat yang merusak ginjalnya, kata dokter alumnus Universitas Indonesia itu. Jika ginjal rusak, obat-obatan justru memacu kematian karena tak ada organ pengolahnya.
Pada awal 2003 rekannya menyodorkan suplemen berbahan teripang. Ia meminumnya dengan dosis 2 sendok makan 3 kali sehari. Dampaknya, tidurnya nyenyak. Penderita lupus kerap terbangun pada malam hari karena saraf terhentak. Kemudian ia sanggup berjalan tanpa dipapah, duduk tanpa bantalan, berenang, dan ia pun diperbolehkan mengikuti program hamil. Kini penampilannya lebih segar, rambut tebal, dan kulit lembut bersinar.
Tes laboratorium dilakukan setelah 2 tahun rutin mengkonsumsi teripang. Hasilnya, nilai anti ds DNA hanya 5,7 serta laju endap darahnya menurun menjadi 8 mm/jam dari sebelumnya 67 mm/jam. Kondisinya memang membaik tapi bukan berarti sembuh.
Dalam dunia kedokteran, lupus tidak bisa disembuhkan dan belum ada obatnya. Asal mengontrol diri terhadap makanan dan tidak terkena sinar matahari berlebih, derita lupus takkan menjangkit. Ginjalnya tetap oke, sama sekali tidak masalah. Untuk penderita lupus memang sebisa mungkin obat kimia dihindari, kata dr Dewata sambil mengakui pasiennya memiliki kondisi jauh lebih baik.
Antidiabetes
Khasiat produk teripang Stichopus hermanii juga dirasakan oleh dr Pieter A.W Pattinama, MPH. Derita diabetes mellitus sejak 1972 tak kunjung sembuh. Kadar gula darahnya 500 mg/dl. Luka di telapak kaki mantan direktur Rumah Sakit PGI Cikini, itu Jakarta, terus menganga. Pria 59 tahun itu wajib menyuntik insulin 3 kali dengan dosis 30 unit/hari dan mengkonsumsi Diamicron. Untuk mempercepat penyembuhan, dokter itu rutin menjalani terapi ozon. Kaki dibungkus dengan plastik berisi gas alam. Hasilnya, luka itu menutup dan sembuh.
Namun, pada awal Februari 2003 luka itu kambuh kembali, terdapat lubang sedalam 6 cm dan lebar 10 cm x 10 cm. Setelah operasi lukanya bersih dari nanah tetapi tak menutup walau di terapi ozon. Dokter di rumah sakit menganjurkannya diamputasi atau transplantasi kulit agar lukanya lenyap. Lantas, ia mengganti dengan terapi akupuntur yang membuat peredaran darah meningkat.
Itu dibarengi mengkonsumsi jeli teripang. Sedikit demi sedikit luka menutup. Konsumsi teripang menurunkan nilai gula darahnya menjadi 160 mg/dl dalam 2 bulan. Itu sebabnya suntikan insulin menjadi 3 kali 15 unit per hari dan hemoglobin darahnya juga meningkat dari 9 menjadi 15 g/dl. Dokter yang juga dosen di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia itu yakin, teripang membantu penyembuhan dan meningkatkan kesehatan tubuh.
Berbagai penyakit
Beragamnya kandungan gizi Stichopus hermanii menyembuhkan beberapa penyakit (baca: Penyembuh dari Dasar Samudera halaman 52). Selain lupus dan diabetes, gamat – sebutan teripang di Malaysia – telah mengembalikan detak jantung Taurini, pengidap jantung bocor sejak lahir. Lima tahun lalu ketika berusia 47 tahun, ia kerap pingsan dan 8 kali bolak- balik ke rumah sakit dalam satu bulan. Dokter bilang harus dioperasi, tak ada jalan lain , itu berarti saya butuh seratus juta, kata ibu 3 anak itu.
Lantaran terimpit biaya, operasi itu batal. Obat dokter berupa Asparca, Ascardia, dan ISDN yang semestinya menjadi obat seumur hidup juga dihentikan. Semua kerabat dipanggil untuk melihatnya terakhir kali. Saat itulah sepupunya datang membawa jeli teripang dan menganjurkan rutin meminumnya. Dalam seminggu bobot tubuhnya naik 10 kilogram dan dokternya terkejut melihat ia mampu berjalan dan wajahnya berseri. Paling tidak kondisi saya jauh lebih baik tanpa harus operasi, katanya.
Stroke yang diderita Hendriyati Kaban, Sri Lestari Th eedens, dan Iwan juga enyah. Akhir 30 Oktober 2004 ketika Sri beranjak bangun pagi, kaki dan tangannya tak bisa digerakkan, nilai tekanan darah pun melonjak naik ke angka 180/130. Setelah 2 minggu megkonsumsi teripang, sarafnya kembali normal dan tekanan darah turun menjadi 130/90.
Tak hanya orang dewasa yang mengkonsumsinya, bahkan bayi sekalipun aman menelannya.
Ellsye, cucunya berusia 3 tahun, lepas dari penderitaan diare dalam hitungan jam. Padahal sebelumnya cucunya itu 20 kali bolak-balik ke peturasan. Efek pada anak juga dirasakan dr Maria Theresia Karnadi MS, kepala Poliklinik Umum Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta. Setidaknya itu terlihat dari hasil rapor 2 anaknya pada kelas 4 SD dan 3 SMP melesat dibanding sebelum mengkonsumsi gamat. Anak saya bilang mereka lebih konsentrasi, kata alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti itu.
Walau penelitian mengenai efek gizi teripang terhadap penyembuhan penyakit belum ada, mereka yang selamat berkat gamat percaya, penyakit yang hinggap di tubuh mereka berangsur lenyap. Yang dibutuhkan hanya asupan rutin gamat dan pola hidup sehat.
Reportase Malaysia
May 22, 2008 by admin
Filed under Artikel Trubus
Reportase Malaysia Obat Mujarab dari Laut
Tiga puluh hari sudah tubuh Lis Rudiyan terbujur di ruang intensive Care Unit (ICU) sebuah rumah sakit besar di Semarang, Jawa Tengah. Ia koma. Stroke pendarahan akibat hipertensi –tekanan darahnya 200/120 mmHg– memaksa perempuan 42 tahun itu opname hingga 1,5 bulan. Begitu tangan mampu bergerak, Lis dipindahkan dari ruang ICU ke bangsal. Di ruang itulah adiknya, diam-diam memberikan ekstak teripang dengan gastric tube, semacam selang yang dimasukkan ke lubang hidung lalu ke lambung.
Adiknya, Ade Nurmaya, yang kebetulan dokter tahu betul risiko stroke pendarahan. Pasien stroke pendarahan kemungkinan hidup cuma 5%, ujar dr Ade Nurmaya yang berpraktek di Getasan, Salatiga, kira-kira 1,5 jam perjalanan dari Semarang. Tanpa sepengetahuan dokter yang merawat, Ade memberikan 1 sendok makan esktrak teripang 3 kali sehari kepada Lis. Ekstrak itu rutin diberikan sejam sebelum jadwal makan.Mengapa Ade Nurmaya memberikan ekstrak teripang? Jangan sampai kakak sembuh, tetapi daya pikir menurun. Lumpuh akibat stroke masih bisa disembuhkan. Namun, kalau ingatan yang rusak sulit dipulihkan. Saya juga ingin membuktikan apa benar teripang bisa menyembuhkan stroke seperti ditulis Trubus? ujar perempuan 38 tahun itu. Pada edisi Maret 2006 majalah Anda memang menulis khasiat teripang, antara lain menyembuhkan stroke.
Beberapa pekan setelah diberi ekstrak teripang, Lis siuman. Kebahagiaan keluarga besarnya membuncah. Yang lebih menggembirakan ingatannya seperti semula, tak berkurang sedikit pun. Pernah temannya bezuk, karyawan PT Taspen Semarang itu ingat persis sisa cuti. Kemampuan bicaranya juga bagus, ujar dokter alumnus Universitas Diponegoro itu. Trubus membuktikannya ketika berbicara langsung dengan Lis Rudiyan.
Padahal, pendarahan terjadi di cerebrospinal (ruang di tengah otak) dan mengendap hampir ke batang otak seperti dialami almarhumah Sukma Ayu. Ekstrak teripang cukup membantu mengatasi stroke. Bagi penderita stroke, pendarahan mendesak otak ke samping sehingga jaringan rusak, katanya. Protein yang dikandung teripang menumbuhkan sel-sel baru pada otak dan meregenerasi jaringan yang mati sehingga daya ingat dapat berfungsi baik.
Beragam penyakit
Hj Halimah Omar juga merasakan khasiat teripang. Perempuan kelahiran Johor, Malaysia, 24 Mei 1951 itu 17 tahun mengidap asma. Begitu gejala serangan muncul, anak ke-8 dari 12 bersaudara itu segera memacu mobilnya ke Batupahat Hospital, 2 km dari rumahnya. Dokter negeri jiran biasanya meresepkan bentolin, niulin, dan obat spray untuk melegakan jalan pernapasan. Sayang, ketika obat-obatan habis penyakitnya kerap muncul.
Oleh karena itu Halimah tertarik mencoba ekstrak teripang. Ibu 2 anak itu rutin mengkonsumsi 2 sendok makan 2 kali sehari. Efek yang langsung dirasakan perempuan 55 tahun itu, Saya rasa badan sedap (enak, red), ujarnya ketika ditemui Trubus di rumahnya di bilangan Tamantasik, Johor. Dua tahun terakhir setelah rutin mengkonsumsi gamat-sebutan teripang di Malaysia-asmanya tak pernah kambuh.
Teripang tak hanya membantu proses penyembuhan stroke dan asma. Banyak penyakit maut lain yang dituntaskan oleh anggota famili Holothuriidae itu seperti diabetes mellitus, jantung koroner, hepatitis, dan psoriasis. Teripang berkhasiat untuk hampir semua kasus penyakit. Cara kerjanya tentu saja berbeda. Misalnya untuk asam urat ekstrak teripang memblokir asam urat, untuk osteoarthritis alias radang sendi teripang memberikan kondroitin sehingga tulang rawannya membaik, ujar dr Zen Djaja MD di Malang.
Ekstrak teripang itulah yang kini menjadi buah bibir di masyarakat Indonesia. Banyak pasien berharap sembuh dari penyakit mematikan dengan mengkonsumsi ekstraknya. Di sisi lain banyak pula dokter yang mengidap penyakit tertentu, lalu mengkonsumsi teripang untuk diri sendiri dan merasakan faedahnya. Episode berikutnya, sang dokter menganjurkan-jika tak boleh dibilang meresepkan-kepada para pasien.
Sekadar menyebut contoh, di Jakarta ada dr Pieter AW Pattinama MPH, mantan direktur RS PGI Cikini. Derita panjang akibat serangan diabetes mellitus sejak 1972 akhirnya berujung. Itu setelah ia melakukan terapi akupunktur plus konsumsi ekstrak gamat. Kadar gula darah pria 59 tahun itu semula 500 mg/dl turun menjadi 160 mg/dl dalam 2 bulan.
Dokter-dokter di Indonesia biasanya tak gampang percaya terhadap obat atau suplemen yang belum diuji klinis. Namun, pada kasus ekstrak teripang yang notabene belum diuji klinis, mereka berkenan menggunakan setelah obat-obatan kimiawi gagal mengatasi penyakit-penyakit tertentu. Menurut dr Andreas Widjaja itulah fenomena bangkitnya fitofarmaka di Indonesia.
Lengkap
Apa rahasia teripang sehingga dapat menyembuhkan beragam penyakit? Ahli nutrisi Malaysia Walter Kee Mun Yee, mengatakan teripang mengandung kolagen, MPS (mucopolusacarida), DHA (Docosahexaenoic acid) dan EPA (Eicosapentaenoic acid). Kepada Trubus alumnus Wisconsin University itu mengatakan, MPS dalam bentuk kondritin sulfat memulihkan sendi dan membangun tulang rawan. Senyawa itu juga memberikan pelendiran pada dinding sel.
Dua yang disebut terakhir-EPA dan DHA, disebut omega 3-merupakan asam lemak rantai panjang. DHA dan EPA banyak ditemukan pada satwa di lautan. Menurut ahli gizi, Dr Uken Soetrisno, DHA dan EPA berfungsi untuk kecerdasan dan berhubungan dengan pertumbuhan simpul-simpul saraf atau ganglion. Hal senada juga diungkapkan dr Luki Kartadinata. DHA dan EPA bermanfaat untuk pertumbuhan otak dan melancarkan sirkulasi darah, ujar alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti itu.
Masih ada faedah lain senyawa aktif itu. Menurut dr Imelda Retno Purwanti dokter di Kelapagading, Jakarta Utara, EPA dan Omega 3 sebagai pelarut kolesterol, terutama LDL (dikenal sebagai kolesterol jahat, red). Jika tak diterapi kolesterol tinggi menyebabkan penyakit jantung. Efeknya berantai dan tak dapat berdiri sendiri-sendiri. Semua ahli sepakat soal faedah EPA dan DHA. Yang tak bulat adalah soal waktu pemberian.
Menurut dr Zen Djaja MD di Jakarta ekstrak teripang sangat baik diberikan kepada wanita hamil, bukan anak-anak. Pada beberapa penelitian spesifik, DHA tak terlalu berkhasiat ketika bayi sudah lahir. Ia (DHA, red) menampakkan fungsinya ketika pembentukan otak janin, kata alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Katolik Atmajaya.
Namun, Dr Uken Soetrisno mengatakan, selain kepada wanita hamil, DHA juga bagus diberikan kepada anak-anak di bawah 2 tahun. Tetap harus dijaga keseimbangan nutrisi. Sebab, di dunia ini tak ada makanan superlengkap, ujar doktor Nutrisi alumnus Oregon State University. Selain itu teathfish-sebutan teripang di Inggris-kaya tembaga. Tembaga bagus untuk regenasi sel sehingga bikin awet muda, ujar dr Luki.
Rusak ginjal?
Zen Djaja MD mengatakan, mentimun laut-sebutan untuk teripang-mengandung asam lemak 12-MTA alias metthyltetradecanoic acid. Hingga saat ini jenis bakteri yang berjasa dalam pembentukan asam itu masih diteliti. Asam itu tokcer mengahalangi enzim 5-Lox atau populer sebagai lipoksigenase, enzim yang mengoksidasi lemak tak jenuh menjadi peroksida sehingga mengancam kesehatan. Dalam dunia pengobatan modern, ini adalah kunci pengobatan asma, pembengkakan usus, dan arthritis, kata Zen.
Secara tradisional, teripang digunakan dalam pengobatan cina sejak ribuan tahun silam. Hoisom- sebutan teripang di Cina-dikeringkan atau dibuat bubuk. Menurut William Aditeja, ahli pengobatan cina di Jakarta, teripang bubuk lebih aman dikonsumsi pasien alergi ketimbang yang kering. Kadar protein teripang kering relatif tinggi sehingga memicu alergi.
Dokter alumnus Beijing University of Traditional Chinese Medicine itu memanfaatkan teripang untuk mengobati penyakit sirosis hati, mioma, dan segala penyakit yang menyebabkan organ tubuh mengeras atau membengkak. Teripang berkadar garam tinggi sehingga berfungsi melunakkan atau mengecilkan kelainan organ tubuh yang mengeras atau membengkak, ujar William yang berpraktek di Jakarta Kota.
Ia mengatakan konsumsi berlebihan dalam waktu lama, berefek terhadap ginjal. Oleh sebab itu, dosis mesti tepat. Menurut William dosis konsumsi teripang kering 15-30 g; bubuk, 3 g sekali konsumsi. Frekuensinya 2-3 kali sehari. Menurut Walter Kee Mun Yee ekstrak gamat tanpa garam. Mirip ikan laut atau cumi-cumi, walau hidup di laut tapi dagingnya tak asin karena adanya reverse osmosis, ujar Kee.
Efek berbeda
Tentu, tak semua dokter menganjurkan ekstrak zeekomkamer-sebutan teripang di Belanda-kepada para pasiennya. Contoh, dr Paulus Wahyudi Halim. Dokter sekaligus herbalis di Tangerang, Provinsi Banten, itu menyarankan pasien untuk berhati-hati. Mestinya pasien memperhatikan efek samping, terutama pada organ hati dan ginjal. Bila keduanya rusak, obat malah mencelakakan kita. Sebab, efek obat untuk setiap orang berbeda, tergantung tingkat kemampuan tubuh menerima zat itu, katanya.
Dokter alumnus Universitas Degli Studi Padova, Italia, itu mengatakan, ekstrak teripang mestinya melewati uji yang mengikuti kaidah farmakologis seperti uji klinis. Tujuannya untuk menentukan dosis tepat sehingga konsumen terlindungi. Harap mafh um, kerap kali dosis yang digunakan konsumen di sini mengacu pada pasien di mancanegara yang belum tentu kebutuhannya sama.
Pendapat serupa dikemukakan oleh Dr Asep Gana Suganda, ahli farmakologi Institut Teknologi Bandung (ITB). Dalam teripang juga mengandung beberapa senyawa toksik seperti holoturin yang justru berbahaya bagi tubuh manusia, ujar dosen jurusan Farmasi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam ITB. Doktor Farmakologi alumnus Nantes University, Perancis, itu menuturkan obat herbal terstandar dikatakan aman jika memenuhi data praklinis.
Sebetulnya banyak periset di berbagai negara telah membuktikan keampuhan teripang dalam uji praklinis. Dr Retno Murwani dari Universitas Diponegoro, misalnya, membuktikan teripang sebagai antikanker. Riset serupa juga ditempuh Tong Y, dari Divisi Farmakologi Antitumor, State Key Laboratory of Drug Research, Shanghai Institute of Materia Medica, Chinese Academy of Sciences, Shanghai, Cina.
Tren
Ekstrak teripang kini banyak dikonsumsi dalam bentuk cair. Itu hasil olahan beberapa spesies teripang yang telah diteliti senyawa aktifnya. Di antara jenis-jenis itu belum ada kasus teripang itu beracun, ujar Drs Prapto Darsono, periset Pusat Penelitian dan Pengembangan Oseanologi. Apakah semua spesies berkhasiat obat? Prof Dr Zaiton Hassan, peneliti teripang dari Universiti Putra Malaysia, mengatakan kandungan antarspesies relatif sama.
Hanya persentase zat aktif yang berbeda. Beberapa spesies yang lazim diolah menjadi ekstrak antara lain teripang pasir Holothuria scabra, teripang hitam H. edulis, dan Stichopus variegatus. Meski Indonesia mempunyai banyak spesies, tetapi ekstrak teripang masih diimpor dari Malaysia. Di negeri jiran itu popularitas gamat-begitu mereka menyebut teripang-amat melambung.
Bekas jajahan Inggris itu meriset teripang secara terpadu sejak 1995. Penelitian perdana dilakukan oleh Prof Dr Ridzwan Hashim, mantan dosen Universiti Kebangsaan Malaysia yang kini mengajar di International Islamic University Kualalumpur (baca: Khasiat di Balik Resep Datuk, halaman 22-23). Sejak itu penelitian untuk mengungkap tabir teripang terus dilakukan. Hasil riset itu-antara lain teripang berkhasiat mengatasi beragam penyakit- mendorong investor membangun pabik pengolahan.
Wajar bila saat ini di Malaysia bertebaran puluhan produsen ekstrak teripang dari skala rumahan yang berpusat di Pulau Langkawi hingga skala besar. Beberapa produsen skala besar di antaranya Diamond Interest Sdn Bhd (Sdn Bhd, Sendirian Berhad = PT, perusahaan terbatas), Healwell Pharmaceuticals Sdn Bhd, Luxor Network Sdn Bhd, MICH Sdn Bhd, dan Rojam Industries Sdn Bhd. Tiga produsen yang disebut pertama mengekspor ekstrak teripang ke Indonesia dengan merek masing-masing Sea Cucumber, Gamat Emulsion, dan Jeli Gamat.
Ketiga merek itulah yang kini beredar di pasaran Indonesia. Menurut Paulus Prawira yang mendistribusikan Sea Cucumber di Jakarta, volume penjualan 2005 meningkat 25% ketimbang tahun sebelumnya. Melambungnya permintaan juga dirasakan oleh Thomas Hendrawan, distributor Jeli Gamat di Indonesia. Lonjakan permintaan ke- 3 merek itu mengindikasikan ekstrak teripang dibutuhkan masyarakat.
Sayang, meski Indonesia mempunyai keragaman spesies yang tinggi, industri pengolahan teripang belum muncul. Padahal, teknologi pengolahan beche de mer-sebutan teripang di lidah Perancis-relatif mudah (baca: Jalan Panjang Pangkor ke Selangor, halaman 24-25). Menurut Drs Prapto Darsono, alumnus Biologi Kelautan University of South Carolina, Amerika Serikat, dari 1.200 spesies teripang, 200 di antaranya hidup di Indonesia. Padahal, seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan kesehatan, prospek pasar ekstrak teripang amat menjanjikan. Apalagi, Di dalam ilmu pengobatan barat teripang sedang gencar dimanfaatkan sebagai obat. Kita masih menggolongkan sebagai makanan kesehatan, ujar dr Zen Djaja. Apa pun sebutannya, obat atau suplemen, teripang terbukti berkhasiat menyembuhkan beragam penyakit maut.
Itulah sebabnya banyak orang menyandarkan harapan kesembuhan pada ginseng laut, julukan untuk teripang.



